Inget banget di suatu siang pas SMA, saya makan mie ayam sambil diskusi sama kakak kelas, mas Arman seputar kuliah. Saya tanya-tanya kenapa mas Arman nggak ambil kuliah informatika padahal udah bisa ngoding.
Kira-kira jawabannya gini,
“Kuliah itu membangun mindset. Bayangin 4 tahun kamu kuliah di informatika belajar IT, ngoding, logika, gimana coba nanti pas lulus mindsetmu terbentuk. Aku sih nggak lagi cari mindset orang informatika.”
Bidang Keilmuan itu Lingkungan
Setelah jadi dosen. Berteman dengan beragam dosen di prodi lain. Jadi kerasa, emang bisa beda ya mindset dosen tiap prodi itu. Bukan menggeneralisir, tapi rasanya tiap prodi punya “tone” atau “ciri” yang beda.
Saya nggak akan cerita banyak prodi lain, tapi di sini, di Informatika UII, banyak dosennya yang terbuka untuk belajar hal-hal baru, sadar kalau memang di bidang Informatika ya kita harus terus belajar. Teknologi akan terus berkembang, dan cepat.
Banyak dosen juga tidak takut untuk ngomongin hal teknis, dosen umur 50 tahun ke atas aja masih mau ngoding Java, PHP, bahkan di versi-versi terbaru. Karena ya perwujudan ide orang informatika itu dengan ngoding. Researcher besar yang kuat teorinya juga akan tetap ngoding, apalagi kita yang bukan apa-apa. Ya kebayang ini ciri yang wajar terjadi di bidang Informatika. Lingkungan kerja Informatika bikin kita terbiasa terus mawas dan belajar.
Di prodi lain saya yakin juga seperti itu, sedikit banyak, lingkungan tempat kita belajar selama ini membangun mindset kita. Membangun cara kita berpikir ketika ada masalah. Kuliah empat tahun atau lebih ini kalau diniati akan membentuk pola pikir kita yang nantinya bisa jadi bermanfaat ke depannya.
Tapi..
ya sebenernya “mindset” ini balik lagi ke kesadaran kita dalam mengemban amanah sebagai orang yang menggeluti suatu bidang ilmu. Karena ya di manapun kalau kita tidak amanah, tidak profesional di bidangnya. Lingkungan ya cuma lingkungan. Katak masih dalam tempurung, toh masih banyak orang prilakunya buruk padahal sudah lahir, tinggal di Arab.
“… Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. …”
Ar-Ra’d:11
Photo by Jaime Spaniol on Unsplash