Sebuah predikat yang diberikan ke seseorang sesudah ‘masa’nya. Sebenernya ini juga merupakan tanggung jawab. Ketika kita masih di SMA, maka kita punya tanggung jawab sebagai siswa SMA. Dan ketika kita sudah lulus, maka kita punya tanggung jawab sebagai alumni. Menjadi alumni menurutku jauh lebih sulit dan lebih berat dibanding ketika jadi pra-alumni biasa. Karna ketika… Continue reading Alumni
Category: Random Toughts
Kedatangan
aku dulu punya seorang pemimpin,hmm sulit didefinisikan, dia seorang yang aku rasa sangat tangguh,tapi sayang sekali banyak yang tidak suka dengannya, aku rasa penyebabnya satu,ketika itu rasanya dia belum berhasil menemukan ‘singa’-nya anehnya, aku masih saja, aku jadi pengikut yang setiamenjadi prajurit di balik punggungnya, menerima setiap perintahnyaberpikir bersamanya, berperang bersamanya, jujur saja, dulu rasanya… Continue reading Kedatangan
Begini Begitu
Dulu, pas kamu masih begitu, kamu ingin sekali beginikatanya pas begitu kamu belum bisa seperti itukeadaan begini menjadi alasan untuk melakukan seperti ituatau malah menurutmu dulu, begini adalah satu-satunya cara untuk seperti itudan kenyataannya,ketika keadaan berubah seperti inikamu begini dan aku begitumasihkah kau bisa berkata seperti itudi saat seperti ini?lebih kuat manakah dirimu atau suaramu?… Continue reading Begini Begitu
Mate
Dulu aku punya seorang kekasihyang selalu menemani dan menjadi andalanbanyak orang yang iri dan berkata “kok kamu bisa sih dapetin dia?”aku cuma bisa tersenyum dan palingan bilang “ini cuma kebetulan” cukup lama aku bersamanya, mungkin lebih dari 8 tahunsampai aku bertemu dengan wanita lain yang terlihat menarik, sebut saja A pertemuanku bisa dibilang lebih tidak… Continue reading Mate
Pertandingan Persahabatan
Pertandingan persahabatan biasanya disepakati oleh dua tim yang akan bermain dengan tujuan menambah wawasan, melatih skill bertanding tim, juga kadang ini menjadi solusi untuk ‘menyahabatkan’ dua regu yang saling berselisih. Tapi, apa jadinya kalau di pertandingan persahabatan, kemenangan tetap menjadi utama dan kekalahan hanya untuk pecundang ?