Langsung ke konten utama

Belanja Buku




Sekitar awal Januari 2020 saya dapet info kalau salah satu penerbit buku IT Packt Publisher sedang ngadain promo semua ebooknya di jual $5 saja (dari harga asli sekitar $22-$25). Packt Publisher adalah salah satu penerbit buku machine learning favorit saya, Python Machine Learning. Promo itu jadi menarik banget karena di akhir tahun 2019 lalu Packt Pub baru saja menerbitkan Python Machine Learning 3rd Edition.

Karena super tertarik, saya  langsung inget kalau tahun lalu saya pernah dapet gift card dari Stackoverflow karena bantu ngisi survey. Giftcardnya lumayan $10 dalam bentuk credit card. Kalau ditanya kok bisa dapet giftcard, Nggak ngerti juga kenapa kok bisa terpilih dapet gift card, saya bahkan yakin itu penipuan awalnya tapi ternyata alhamdulillah itu uang beneran :)

Cerita sedikit tentang giftcard ini, giftcard ini sebenernya saya udah coba pakai berkali-kali tapi belum bisa juga. Mesti ada saja alasannya, yang tokonya nggak menerima kartu kreditnya lah, yang ongkirnya nggak ketutup lah, dan sebagainya. Jadi pas lihat ada kesempatan membelanjakan giftcard ini jadi semangat untuk pakai.

Setelah browsing-browsing, saya mantap pilih dua buku yang paling menarik menurut saya, Python Machine Learning oleh Sebastian Raschka dan Hands On Deep RL oleh Maxim Lapan. Buku Deep RL nya masih preorder dan baru akan terbit akhir Januari. Saya coba bayar pakai gift card dari Stackoverflow, dan hasilnya.. kartu kreditnya ditolak, duh. Kali ini tidak ada yang jelas kenapa kartu kreditnya di tolak, jadi sempet coba berkali-kali sebelum akhirnya nyerah.

Tapi karena sudah pingin banget dan kesempatan bisa beli buku asli, akhirnya jadi diskusi sama istri untuk beli pakai uang sendiri saja, tapi satu buku saja, karena $5 itu masih sekitar Rp70ribuan jadi hitungannya masih seperti beli buku biasa. Tapi pertanyaannya gimana cara beli bukunya?

Paypal x Jenius

Setelah browsing sana sini akhirnya saya nemu sebuah cara yang bisa dipakai. Yakni dengan menggabungkan PayPal dan BTPN Jenius. Saya kebetulan punya kartu Jenius dari Bank BTPN, dulu pernah pakai untuk keperluan Udacity Scholarship. Punya rekening Jenius bener-bener memudahkan karena rasanya kayak punya kartu kredit (yang bisa buat belanja ke luar negeri) tapi serasa GoPay. Jadi kartu Jenius saya bisa dibilang selalu kosong karena baru diisi pas perlu aja.



Langkah yang perlu saya lakukan adalah buat akun paypal dan hubungkan dengan kartu Jenius yang saya miliki. Proses ini terbilang mudah dan cepat, bisa dilakukan via smartphone (saya bikin akun Paypal + menghubungkan ke rekening Jenius sambil nunggu antrian di puskesmas). Ketika proses menghubungkan Paypal ke Jenius, pastikan di Jenius ada saldo sedikit. Paypal akan narik uang terus ngembaliin utuh,untuk ngetest validitas rekening. Kalau nggak salah yang ditarik sekitar $3 (hampir Rp40 ribu).

Setelah terhubung, saya tidak perlu isi saldo Paypal, tapi saya langsung belanja buku di PacktPub. Ketika akan bayar, saya pilih opsi pembayaran menggunakan PayPal. Setelah itu ketika tagihannya masuk, saya tinggal pilih rekening mana yang terhubung dengan Paypal yang akan digunakan untuk membayar tagihan tersebut. Paypal akan menarik uang dari rekening Jenius yang telah terhubung tadi. Dan akhirnya, saya berhasil beli ebook online :)



Setelah terbeli saya menon-aktifkan rekening Jenius dari Paypal, tujuannya mencegah agar tidak sengaja beli barang di internet ;)

Kenapa Beli Ebook?

Walau saya yakin buku yang nantinya saya beli ini pasti ada bajakannya cepat atau lambat. Saya berusaha untuk menghindari pembajakan buku dengan membeli buku asli selama saya mampu untuk beli. Semoga saja ada keberkahan ilmu di balik pembelian buku itu.

Saya tidak bilang kalau buku yang saya baca semuanya asli. Tapi prinsipnya sama dengan "jangan tinggalkan ibadah sunnah hanya karena ibadah wajibnya belum sempurna", kalau kita belum bisa mengerjakan kebaikan 100% ya setidaknya jangan ditinggalkan 100% :)

Apa kabar Giftcard Stackoverflow?

Giftcardnya sudah expired. Tapi, berkat pengalaman beli buku di Packt Publisher, saya jadi sadar kalau saya bisa memanfaatkan Giftcard Stackoverflow untuk beli ebook di Amazon Kindle. Alhamdulillah dengan $10 saya sempat beli dua buku sebelum giftcardnya expired :) satu buku bahan ajar kuliah dan satu lagi buku yang istri saya pingin banget baca. Kedua buku itu total menghabiskan $9.5.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam