Machine Learning dan AI Summer School

Gambar
Di tengah pandemi ini, salah satu hikmah yang bisa saya petik adalah banyaknya kegiatan offline yang biasanya mahal dan susah dicapai karena harus ke luar negeri, tapi jadi bisa diikutin secara online dan harganya murah. Salah satu kegiatan itu adalah Summer School. Di tahun 2020-2021 ini saya alhamdulillah dapat kesempatan join di dua kegiatan internasional bertajuk Summer School: Machine Learning Summer School (MLSS) 2020 dan PRAIRIE/MIAI AI Summer School (PAISS) 2021 . Di artikel ini saya akan cerita sedikit pengalaman saya mengikuti kegiatan Machine Learning atau AI Summer School, apa menariknya, dan bagaimana cara ikutnya. Machine Learning Summer School (MLSS) 2020    Di tengah tahun 2020 saya alhamdulillah dapat kesempatan ikut salah satu event Machine Learning Summer School (MLSS) yang diselenggarakan di Indonesia dengan penyelenggaranya adalah Telkom University dan University of Amsterdam. Saya bilang "kesempatan" karena untuk ikut kebanyakan kegiatan sejenis summ

Hikmah dari Merauke [3]

Gereja Katolik, Gereja Protestan, difoto dari tempat wudhu Masjid
Hari Selasa, hari pertama kalinya ke Universitas Musamus. Kesan pertamanya: Universitas ini guede banget. Cuma masih banyak tanah yang kosong dan gedung yang sedang di bangun. Yakinlah, 5-10 tahun lagi Universitas ini bisa kelihatan keren banget.

Salah satunya dari beberapa bangunan yang sedang dibangung, yang menarik adalah tiga gedung yang berada di sisi Universitas ini. Ketiga gedung tersebut adalah Gereja Katolik, Gereja Protestan, dan Masjid yang dibangun berdekatan. Untuk kedua Gerejanya belum bisa ditempati namun untuk lantai 1 Masjid sudah bisa digunakan untuk Sholat berjama'ah. Rasanya adem banget, setelah di Jawa diributkan dengan kehebohan pejabat yang melecehkan Agama, dan sikap beberapa oknum yang malah menginjak-injak roti, di sini bisa dapet cerita lain tentang bagaimana itu toleransi beragama :)

--Catatan seputar toleransi beragama--
Sedikit intermezzo tentang sikapku dalam makna toleransi beragama. Toleransi beragama artinya saling menghormati antar-agama, tanpa sampai menyalahi syariat agama itu sendiri.

Dalam Islam, berinteraksi, bekerja sama dengan non-muslim, adalah contoh toleransi beragama. Tidak mengganggu ketika mereka ibadah juga salah satunya. Namun, hati-hati, dalam Islam "mengucapkan selamat" tidak dihitung toleransi karena sudah menyalahi syariat agama. Hal ini sudah otonomi agama Islam, urusan agama lain mempersilahkan mengucapkan selamat ke perayaan agama lain itu kembali ke otonomi agamayna sendiri,

Mudahnya, bayangin kenapa di Islam harus sholat 5 kali sehari sedangkan di Kristen hanya 1 kali seminggu, Kita tidak perlu mempertanyakan bukan? atau malah mengatakan "Kita seharusnya toleransi dengan mengurangi ibadah kita"(?)

Bacaan lain seputar toleransi:
https://buletin.muslim.or.id/aqidah/toleransi-terhadap-non-muslim-dan-batasannya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

Sisi Gelap Jogja (?)

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia