Langsung ke konten utama

Ramadhan 1437H : Lingkungan

Karena kenyataannya kamu terbentuk lebih dari sekadar genetik orang tua,
tapi juga semua nenek buyutmu, dan juga semua lingkungan yang telah kamu pilih
Ceritanya beberapa hari lalu sempet buka bersama temen SD sekalian reunian.Ketemu temen yang udah lama banget nggak ketemu. Sempet lucu ketemu Bachtiar, temen deket semasa SD, yang sekarang walau aku udah jenggotan dan dia udah kumisan tapi pas ketemu udah berasa lupa umur bercandanya.

Yang menarik dari pertemuan ini, kepolosan jaman-jaman SD itu udah nggak keliatan lagi. Udah ada yang jadi Presbem fakultasnya, udah ada yang sempet intern ke Jepang, ada yang lagi sekolah di Korea juga, ada yang mulai jalanin bisnisnya buka les-lesan, kerja di konsultasi pajak, promosiin produk kecantikan, sibuk cari beasiswa S2, skripsian, macem-macem lah.

Dan rasanya gak nyangka aja kalau inget-inget gimana bentuk kita pas masih SD dan gimana bentuk kita sekarang. Jadi keinget sama kata-katanya Austin Kleon di buku Steal Like an Artist, Karena kenyataannya kamu terbentuk lebih dari sekadar genetik orang tua, tapi juga semua nenek buyutmu, dan juga semua lingkungan yang telah kamu pilih.

"Avis yang dulu bukanlah Avis yang sekarang ... ", ucap Avis, temen SDku yang dulu pendiem banget dan sekarang udah bisa rame, jelas kata-katanya dilanjut gelak tawa semeja makan.

“Seseorang itu berada pada agama teman karibnya, maka hendaklah salah seorang di antara kalian melihat siapakah yang dia jadikan teman karibnya.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ahmad)


Komentar

  1. Ah bener bgt :"
    Lingkungan membentuk. Tapi barangkali akan kalah juga dg keinginan diri yg kuat ya :"

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya tapi biasanya juga kalau udah ada keinginan yang kuat terus akhirnya bakal condong mulai pilah teman

      Hapus
    2. duh jadi inget sama yg punya temen di Jepang

      Hapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam