Machine Learning dan AI Summer School

Gambar
Di tengah pandemi ini, salah satu hikmah yang bisa saya petik adalah banyaknya kegiatan offline yang biasanya mahal dan susah dicapai karena harus ke luar negeri, tapi jadi bisa diikutin secara online dan harganya murah. Salah satu kegiatan itu adalah Summer School. Di tahun 2020-2021 ini saya alhamdulillah dapat kesempatan join di dua kegiatan internasional bertajuk Summer School: Machine Learning Summer School (MLSS) 2020 dan PRAIRIE/MIAI AI Summer School (PAISS) 2021 . Di artikel ini saya akan cerita sedikit pengalaman saya mengikuti kegiatan Machine Learning atau AI Summer School, apa menariknya, dan bagaimana cara ikutnya. Machine Learning Summer School (MLSS) 2020    Di tengah tahun 2020 saya alhamdulillah dapat kesempatan ikut salah satu event Machine Learning Summer School (MLSS) yang diselenggarakan di Indonesia dengan penyelenggaranya adalah Telkom University dan University of Amsterdam. Saya bilang "kesempatan" karena untuk ikut kebanyakan kegiatan sejenis summ

Hei Aku Butuh Saran

Jadi insyaAllah aku berniat ambil S2, setelah hampir 4 tahun menggeluti bidang komputer di Ilmu Komputer UGM. Terus malem ini kepikiran dengan dua pilihan yang bikin galau, galau bangetzz malah (pake 'z' dua kali). Jadi butuh kalian untuk minta saran (aku harap kalian tentukan pilihan jawaban kalian sebelum baca penjelasanku di bawahnya):


1. Kuliah S2 di Universitas ****  swasta gak terkenal yang juga mahal tapi di bidang komputer
2. Kuliah S2 di Harvard dengan beasiswa full tapi di bidang akutansi


***

Bingung? sama.

Sebenernya itu adalah analogi dari pernyataan yang lagi rame akhir-akhir ini:
"Mending Milih Pemimpin Non-Muslim Tapi Adil dari pada Pemimpin Muslim Tapi Koruptor"


Mohon maaf, tapi aku langsung meragukan pemikiran seseorang yang dengan mudah menyatakan pernyataan tersebut terkhusus untuk kasus terhangat pemilihan gubernur yang mayoritas warganya muslim. Emang semua muslim (termasuk dirimu) di situ koruptor semua? Emangnya tahu dari mana non-muslim yang dicalonkan itu akan adil kedepannya?

Sebenernya yang aku bicarain terlepas dari muslim dan non-muslimnya sih, terlepas dari apa jawaban "Mana yang terbaik memilih pemimpin muslim tapi koruptor atau non-muslim tapi adil", tapi aku rasa orang yang punya pertanyaan (sejenis) ini berpikiran sempit bangetzz (pake 'z' dua kali juga) apalagi di kondisi negara sekarang ini.


1. Kuliah di Universitas ****  swasta gak terkenal yang juga mahal tapi di bidang komputer
2. Kuliah di Harvard dengan beasiswa full tapi di bidang akutansi

Kalau ndak percaya, coba bantu jawab pertanyaan itu, bayanganku kalau orang aku tanyain kegalauanku itu, jawabannya pasti "Emang ndak ada opsi lain?"

ya, tentu saja, masih banyak opsi lain :)

Gak ngerti lagi deh, semoga keluarga, kerabat, dan semua umat muslim bisa terjaga dari pembawa keraguan dan kebingungan ini.

#analogi

Komentar

  1. yan, kamu ndak ada opsi komputer di univ lain yang mungkin d approach oleh beasiswa seperti LPDP, dikti, PMDSU, monbusho, chevening, atau lainnya kah?

    BalasHapus
  2. itu analogi kok fit, dan kalau komentarmu ini juga analogi, iya juga, aku tambahin dipostinganku, masih ada opsi lain :)

    BalasHapus
  3. mungkin di akuntansi ada semacam "computer science"nya tp applied CS. dan kalo suka, mending "beasiswa full harvard akuntasi". lingkungan perkuliahan jg menunjang bgtz haha

    BalasHapus
  4. wkwk pantesan yan kau jugaa udah mikir, ini mesti bukan pertanyaan serius zzz-__-

    BalasHapus
  5. @Ogi .___. hmm... bisa dipertimbangkan

    @fitri wkwk maaf fit, saya merasa gagal bikin analogi :v

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

Sisi Gelap Jogja (?)

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia