Langsung ke konten utama

Kadang kita terlalu sering komplain

Setelah KKN dapet kerjaan baru bantu-bantu sistem informasi PKM di UGM. Untuk mempermudah komunikasinya, (dan karena aku juga gak aktif di whatsapp dan twitter) aku bela-belain deh share nomor HP ke dunia maya biar kalau ada yang komplain bisa langsung ditanggepin.

Hasilnya? dalam waktu sekitar 10 hari ini aku yakin udah dapet sekitar 500 sms yang nanyain atau komplain masalah akunnya -lupa password lah, minta tandatangan, belum dapet username diktilah- ini baru sms, karna ternyata gak sedikit juga yang ngewhatsapp hpku, fyuh.. Tapi kalau aku sih seru-seru aja, malah kadang bisa ketawa sendiri nanggepin orang yang sms nomorku tanpa tahu aku ini bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas atau mbak-mbak :)

Tapi itu berubah dengan sms yang aku dapet (baca) malem ini, nomor ini gak ada dihistori sms ku, artinya ini kali pertama dia sms nomorku, dan isinya:

"Selamat siang, Saya *nama* *fakultas* *angkatan* (nim ****) Saya sudah melengkapi seluruh persyaratan berkas pkm, dan alhamdulillah sudah dapat username dikti juga"


...

Apa yang salah?
nggak ada, tapi dari sekian ratus sms yang aku terima, ini adalah satu-satunya sms yang masuk ke hpku bukan karena ada yang ingin dikomplain atau ditanyakan! bahkan kalau aku baca, nadanya lebih ke laporan keberhasilan, dan (mungkin) sedikit rasa terima kasih! wow :) aku yang sudah hari-hari kemarin ini menerima sms penuh komplain, nerima sms kayak gitu bikin senyum bahagia banget...

ya, pelajaran buat kita semua, kadang kita terlalu sering komplain, tapi tidak sadar rizki yang kita terima... wifi lambat komplain, kenceng diem aja. dosen mbosenin komplain, dosen keren, diem aja. Nilai jelek komplain, nilai bagus, diem aja...

"mohon maaf baru balas, Alhamdulillah,  tetap semangat ya, semoga sukses sampai pimnas"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam