Machine Learning dan AI Summer School

Gambar
Di tengah pandemi ini, salah satu hikmah yang bisa saya petik adalah banyaknya kegiatan offline yang biasanya mahal dan susah dicapai karena harus ke luar negeri, tapi jadi bisa diikutin secara online dan harganya murah. Salah satu kegiatan itu adalah Summer School. Di tahun 2020-2021 ini saya alhamdulillah dapat kesempatan join di dua kegiatan internasional bertajuk Summer School: Machine Learning Summer School (MLSS) 2020 dan PRAIRIE/MIAI AI Summer School (PAISS) 2021 . Di artikel ini saya akan cerita sedikit pengalaman saya mengikuti kegiatan Machine Learning atau AI Summer School, apa menariknya, dan bagaimana cara ikutnya. Machine Learning Summer School (MLSS) 2020    Di tengah tahun 2020 saya alhamdulillah dapat kesempatan ikut salah satu event Machine Learning Summer School (MLSS) yang diselenggarakan di Indonesia dengan penyelenggaranya adalah Telkom University dan University of Amsterdam. Saya bilang "kesempatan" karena untuk ikut kebanyakan kegiatan sejenis summ

Keluarga MTQ MN XIV

Dulu ikut lomba ini bisa dibilang iseng banget, pagi-pagi dapet sms dari Fitri ada lomba desain aplikasi komputer di MTQ Mahasiswa Nasional. Pendaftaran tinggal setengah jam lagi ditutup, langsung daftar padahal gak ada motivasi buat ikut, bener-bener iseng.

MTQ MN merupakan singkatan Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional, adalah sebuah perlombaan yang diadakan oleh Menristek-Dikti yang melombakan cabang-cabang lomba islami. Ada 11 cabang yang dilombakan:
1. Hifzhil (Menghafal Al-Quran, ada cabang 1,5, dan 10 Juz),
2. Tartil,
3. Tilawah,
4. Fahmil (Cerdas cermat),
5. Khatil (Kaligrafi),
6. Syarhil (Pidato isi kandungan Al-Quran),
7. Desain Aplikasi Komputer,
8. Karya Tulis Ilmiah,
9. Debat Bahasa Arab,
10. Debat Bahasa Inggris,
11. Qira'ah Sab'ah.

UGM mengirimkan kafilah (perwakilan) untuk 10 cabang pertama dengan total 24 mahasiswa. Dan gak nyangka kami dapet kesempatan bisa mewakili UGM di lomba MTQ Mahasiswa Nasional XIV di Universitas Indonesia.

pertama kali kafilah UGM sampai di asrama UI, masih pada belum kenal

Ada banyak cerita seru selama lomba di sana. Ini adalah lomba paling lama yang pernah aku ikutin, totalnya 10 hari kita di sana, dari tanggal 30 Juli sampai 8 Agustus. Lombanya termasuk lomba yang mewah, ada banyak bintang tamu ngisi tabligh akbar selama 6 hari di sana, dari Ust. Arifin Ilham, Ust. Yusuf Mansur, sampai Hidayat Nur Wahid.

Ada banyak hal yang mengesankan di perlombaan kali ini, tapi yang paling mengesankan adalah kita bisa bertemu dengan orang-orang sangar di sana.

Contohnya ada Fahmi, dia ikut kategori Fahmil, dan dia udah Hafidz 30 Juz! iya 30 juz! udah tamat Al-Quran dia hafal. Tapi anaknya baik dan menyenangkan, semangat banget kalau ngobrolin masalah nikah :v pernah juga ngetuk-ngetuk pintu kamar cuma buat nyari film. Humornya juga asik banget.

Terus temennya Ginong, dia juga ikut kategori Fahmil, setim sama Fahmi, tapi rasanya beda banget orangnya. Dia cowok tapi dandannya lama banget --' ya pake kacamata di kepala lah, bajunya yang mesti ketat gitu, ngaca lama banget, guyonnya gak karuan, haha (kalau dari foto di atas, kalian pasti bisa nebak yang mana yang aku maksud). Tapi bener-bener kita gak bisa menilai orang dari penampilannya. Gitu-gitu dia ikut kategori Fahmil, kategori paling berat menurutku, bahkan pernah denger ceritanya dia pernah berdebat masalah Agama Islam dengan dosennya yang berpemikiran bahwa semua Agama itu sama, debat kusir? gak, dia bawakan beragam dalil yang dia hafal.

Terus yang berkesan juga ada Mas Rano, mahasiswa angkatan 2011 yang sudah menikah, beliau ikut kategori KTI, dan selama di sana Mas Rano sudah membuka majelis 3 sks tentang strategi menikah muda ._. pesertanya? semua kafilah UGM yang cowok menuhin kamarnya Mas Rano waktu itu, haha.

banyak temen-temen lain juga yang cukup berkesan, seperti Wisnu, dia bukan peserta, cuma utusan UGM buat bantu-bantu, kerjanya udah kayak pembantu banget, kita butuh apa dia siapin, minta print dia ngeprintkan, ngurusin tiket kereta, konsumsi, jadwal kegiatan, dsb, dan setelah beberapa hari aku baru dikasih tahu kalau dia sebenernya ketua JS (Jama'ah Shalahudin) alias ketua lembaga dakwah UGM ._. gak nyangka, bener-bener gak nyangka, kalau gak dikasih tahu aku gak bakalan nebak kalau dia adalah ketua lembaga Islam terbesar di kampus.

haduh, banyak banget yang pingin tak ceritain, mudah-mudahan bisa bersambung, biar gak panjang-panjang juga postnya.

banyak pelajaran yang aku dapet di lomba ini, dan salah satunya adalah,
Jangan nilai orang dari penampilannya



beberapa foto keakraban kami:
Pawai kampus cuma 6 orang, mbak-mbak LO sampai marah-marah, haha

Momen nungguin pembukaan MTQ, oh ya, kita dapet Al-Quran, itu yang dipegang Cahyo
  
Sempet jalan-jalan ke vila alumni UGM di Bogor, lihat-lihat ternak dan ikan koi ratusan juta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

Sisi Gelap Jogja (?)

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia