Machine Learning dan AI Summer School

Gambar
Di tengah pandemi ini, salah satu hikmah yang bisa saya petik adalah banyaknya kegiatan offline yang biasanya mahal dan susah dicapai karena harus ke luar negeri, tapi jadi bisa diikutin secara online dan harganya murah. Salah satu kegiatan itu adalah Summer School. Di tahun 2020-2021 ini saya alhamdulillah dapat kesempatan join di dua kegiatan internasional bertajuk Summer School: Machine Learning Summer School (MLSS) 2020 dan PRAIRIE/MIAI AI Summer School (PAISS) 2021 . Di artikel ini saya akan cerita sedikit pengalaman saya mengikuti kegiatan Machine Learning atau AI Summer School, apa menariknya, dan bagaimana cara ikutnya. Machine Learning Summer School (MLSS) 2020    Di tengah tahun 2020 saya alhamdulillah dapat kesempatan ikut salah satu event Machine Learning Summer School (MLSS) yang diselenggarakan di Indonesia dengan penyelenggaranya adalah Telkom University dan University of Amsterdam. Saya bilang "kesempatan" karena untuk ikut kebanyakan kegiatan sejenis summ

Meja Kayu

Di awal kepengurusan dulu beli 6 meja kayu untuk Sekretariat OmahTI. Meja kayu lipat gambar-gambar, dari ultraman sampai barbie, yang biasa di pake buat ngaji TPA setahun kemarin kita pake buat ngoding atau nonton youtube bareng di sekre.

Meja ini sering banget rusak, gak usah tanya, harganya aja gak sampai 20ribu. Beberapa temen sempet bilang beli baru aja, yang kakinya begini dan begitu, yang bahannya begini dan begitu, lebih awet kata mereka.

Menurutku, awet nggaknya suatu barang itu tergantung bagaimana kita memakainya dan merawatnya. Masa-masa perawatan meja kayu bareng-bareng anak OTI itulah yang mendadak bikin kangen.

Keinget pas Azam, ngelakbanin kaki-kaki mejanya sambil emosi biar gak lepas-lepas lagi, bahkan sampe gak bisa dilipat lagi :) atau pas Maya-Nana beli lem buat ngelemin meja-meja itu yang akhirnya berujung kakinya gak bisa dilipat juga :)) atau suara keras pukulan palu buat ngepakuin meja-meja itu tiap sabtu pagi :D kalau yang ini biasanya aku ._. bisa mukul sesuatu rasanya ada kepuasan tersendiri, haha

Perjuangan seru selama setahun yang bikin dari 6 meja yang kita punya, semuanya masih bisa dipakai sampai akhir kepengurusan :)

Dan sekarang? Para tukang kayu itu telah pergi, meja-meja itu udah jadi "kayu yang bersandar", masih bagus, tapi udah gak kepakai, hanya karena pakunya lepas satu, udah langsung tertumpuk tidak terawat. Meja baru datang, bikin meja-meja veteran ini semakin terkucil.

Post ini bukan nyalahin tukang kayu yang sekarang udah kuliah, atau nyalahin meja baru yang dateng dan udah kayak Buzz Lightyear yang nyingkirin Woody, karena ini lebih ke salahku juga yang gak berhasil regerenasi tukang kayu

Tapi post ini juga mengingatkan tentang sikap kita untuk merawat dan memaksimalkan fungsi suatu benda.

"Sebelum beli sesuatu coba dilihat dulu benda sebelumnya yang sejenis dengan benda yang akan kamu beli, masih terawat kah? terpakai dengan optimalkah?"

inti perkataan mas Ucup yang bikin aku jadi pingin nulis ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

Sisi Gelap Jogja (?)

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia