Machine Learning dan AI Summer School

Gambar
Di tengah pandemi ini, salah satu hikmah yang bisa saya petik adalah banyaknya kegiatan offline yang biasanya mahal dan susah dicapai karena harus ke luar negeri, tapi jadi bisa diikutin secara online dan harganya murah. Salah satu kegiatan itu adalah Summer School. Di tahun 2020-2021 ini saya alhamdulillah dapat kesempatan join di dua kegiatan internasional bertajuk Summer School: Machine Learning Summer School (MLSS) 2020 dan PRAIRIE/MIAI AI Summer School (PAISS) 2021 . Di artikel ini saya akan cerita sedikit pengalaman saya mengikuti kegiatan Machine Learning atau AI Summer School, apa menariknya, dan bagaimana cara ikutnya. Machine Learning Summer School (MLSS) 2020    Di tengah tahun 2020 saya alhamdulillah dapat kesempatan ikut salah satu event Machine Learning Summer School (MLSS) yang diselenggarakan di Indonesia dengan penyelenggaranya adalah Telkom University dan University of Amsterdam. Saya bilang "kesempatan" karena untuk ikut kebanyakan kegiatan sejenis summ

Contagious

Selepas UTS yang entah kenapa rasanya lebih berat dari UTS-UTS sebelumnya (mungkin karena UTS kali ini aku lebih belajar :/) nyempetin mampir ke toko buku pagi tadi. Biasa, lihat-lihat cover buku sama nyari judul yang menarik untuk di beli.

Aku jadi inget, pernah beli buku liburan kemarin di Togamas di Surabaya, buku ini gak aku temuin di Jogja dan baru ketemu tadi pagi di Gramedia deket UGM. Judulnya Contagious

credits: lageneralista.com
Di internet gak berhasil nemu yang cover Indonesia


jujur, ini buku paling menarik yang pernah aku baca.
Dengan sekitar 300 halaman yang ada sedikit gambar-gambarnya, harganya aku beli sekitar 60ribuan, sebenarnya inti dari buku ini simpel : bagaimana sebuah produk bisa menyebar.

Tapi yang bikin keren adalah bagaimana penulis menceritakan melalui rentetan penelitian serta kisah-kisah produk yang memang berhasil terkenal. Perhatikan, ada kata 'penelitian' di sana. Kita, di buku ini bener-bener diajak menganalisis bagaimana coklat Kitkat bisa terus bertahan hingga puluhan tahun atau kenyataan bahwa sebuah sereal lebih menarik diperbincangkan ketimbang Disneyland.

Penyebaran suatu produk (atau ide) sangat diperlukan di mana pun dan gak cuma untuk para pegawai pemasaran, misalnya pemerintah juga memerlukannya dalam mengkampanyekan aturan-aturannya. Sayangnya, kebanyakan orang gagal dalam melakukan penyebaran ide. Beberapa dari mereka memang berhasil mengiklankan produk yang awalnya tidak menarik sama sekali, Blender misalnya. Tapi beberapa dari mereka malah gagal dan menciptakan efek yang terbalik, contohnya ketika pemerintah mengkampanyekan jauhi narkoba, kenyataannya itu malah membuat semakin banyak pengguna narkoba.

Tidak hanya menganalisis, buku ini juga berhasil membuat rangkuman yang cukup mudah diingat tentang bagaimanakah ciri suatu produk yang akan berhasil menyebar. Bahasanya ringan dan banyak contoh, menyenangkan. Penulis berhasil banget untuk menggoda kita membaca sampai selesai, kita seakan terus dipancing dengan pertanyaan-pertanyaan yang membuat kita terus untuk membaca sampai habis.

aku sangat merekomendasilah, monggo kalau yang mau pinjem bisa hubungi saya :)

Trivia:
ingin tahu bagaimana cara mengiklankan blender?
ada video lucu dan menarik yang dibahas di buku ini :)

Komentar

Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

Sisi Gelap Jogja (?)

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia