Langsung ke konten utama

Movie Review Compilation : True Story

Hampir sama kayak novel, aku gak terlalu suka baca novel yang fiktif (kecuali Harry Potter). Soalnya gak seru aja kalau sebenarnya ada hikmah luar biasa di balik film itu tapi ternyata itu cuma karangan sutradara.

Bagusnya film-film true story itu biasanya sangat menginspirasi atau kadang kita bisa dibuat gak nyangka kalau kejadian itu pernah ada, contohnya yang kejadian gak nyangka seperti film "Catch Me If You Can", kisah seorang anak yang belum berusia 20 tahun namun berhasil melakukan penipuan jutaan dollar Amerika. Atau film "The Zodiac", yang menceritakan pembunuh yang mengaliaskan dirinya sebagai The Zodiac dan meneror hingga beberapa tahun.

Bulan kemarin aku udah review film-film tentang sulap. Kali ini aku mau review sedikit tentang tiga film true story yang menginspirasi, tapi sayangnya sedikit yang tahu tentang film-film ini.

1. Saving Mr. Banks (Rating IMDB 7.6)

film ini menceritakan kisah perjuangan Walt Disney saat akan memfilmkan cerita Marry Poppins karya Pamela Travers. Di film ini kita bisa lihat beberapa hal seru tentang perindustrian film zaman itu khususnya tentang kehidupan orang-orang di kantor Walt Disney. Film ini bergenre drama komedi, ada bagian yang kocak banget apalagi ngelihat sifat dua tokoh utama ini yang berlawanan.
*Disaranin bagi yang mau nonton ini setidaknya coba ngerti dulu tentang kisah Marry Poppins

Terbaik: Ada rahasia rupanya di balik film Marry Poppins, dan lebih dari itu film ini menceritakan bahwa salah satu cara kita mengubah sikap seseorang adalah dengan mengenalnya lebih baik.

2. Moneyball (Rating IMDB 7.6)
Film ini ngingetin aku sama kata-katanya Pak Pur, guru matematika SMA sekaligus wali kelas pertamaku di Smala
Saya sudah tidak suka lagi sama bola semenjak sekarang semua klub sudah jadi PT (Perusahaan)
Iya, film ini pada awalnya menceritakan bagaimana sebuah klub-klub baseball yang kuat adalah yang memiliki uang paling banyak. Mereka membeli pemain-pemain terbaik lawan-lawannya. Hingga akhirnya GM Oakland A's mencoba cara baru dalam mengatur strategi timnya yang kekurangan dana. Dengan bantuan seorang pakar matematik dan komputerisasi mereka mencoba bangkit melawan klub-klub raksasa. Walau film ini bergenre sport tapi ini lebih menyorot ke bisnisnya.

Terbaik: Kalian akan dibuat emosi melihat sifat dari GM nya ini. Tapi malah pelajaran berharga bisa didapat di sana, tentang mengenal orang lain, dan tentang percaya terhadap apa yang dipegang.

3. The Blind Side (Rating IMDB 7.7)
Awalnya ngira ini film seperti film biografi biasa, perjuangan anak muda menuju kesuksesannya. Tapi rupanya beda, film ini memang menceritakan kisah seorang gelandangan muda yang akhirnya menjadi bintang football, tapi menurutku film ini lebih berat di sisi bagaimana peran keluarga dalam menciptakan suasana yang terbaik untuk anggota keluarganya. Sikap saling mendukung dalam satu keluarga, saling melindungi, dan tidak mendengar cemohan orang jadi bagian penting di film ini.

Terbaik: Film ini bener-bener film keluarga, nonton ini bikin kangen sama keluarga di rumah :)

Apapun film yang kalian tonton, buku yang kalian baca, cobalah tuk ambil sedikit pelajaran darinya. Jangan jadikan hiburan kita sia-sia :)

Komentar

  1. Moneyball sama The Blind Side udah pernah nonton, keren memang. Kalau suka yang based on true story dan belum nonton, coba A Beautiful Mind. Ceritanya tentang John Nash pemenang Nobel penderita schizophrenia. Masih banyak lagi sih lainnya, cuma lagi gak kepikiran.

    BalasHapus
  2. A Beautiful Mind udah nonton juga mas :3

    Btw, aku nonton yang The Zodiac gara-gara baca review David Fincher di blog sampeyan :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam