Langsung ke konten utama

I Remember

Jalan-jalan random ke toko buku, tiba-tiba ketemu dengan buku berjudul, "mengingat seperti gajah"(judul aslinya bukan itu, pakai bahasa Inggris aslinya). Aku bukan mau ngeresensi buku lagi, gak aku beli juga soalnya, bahkan buku itu gak kesentuh sama sekali. Tapi bikin inget sesuatu.

Gajah dikenal sebagai binatang dengan kemampuan mengingat yang super sekali. Kalian bisa cari bagaimana penelitian-penelitian dunia membuktikannya. Tapi aku bukan mau membahas gajah juga.

Sekilas muncul pertanyaan, gimana ya kalau seandainya kita memiliki ingatan yang sekuat gajah? atau lebih dari itu, toh kita manusia?

Mengingat masa-masa bahagia, bersama orang-orang yang kita cintai. Mengingat bagaimana senyum mereka menyapa kita. Bercanda bersama dari pagi ke pagi. Berbagi tiada akhir dari senja ke senja. Dan kamu begitu menikmatinya bahkan tak rela pulang ke rumah. Mengingat bagaimana saat itu masa bersamanya begitu indah dan membuat waktu berjalan sangat lambat.

Yang saat ini rasanya sudah seperti mimpi. Seperti mimpi begitu sekilas, samar, dan hambar. Wajah wajah yang dulu menemani sudah terlupa, hanya tersisa titik-titik yang sudah mulai tidak terhubung, suara dan senyumnya juga mulai sulit diingat. Kata-kata yang kita bagi juga sudah tak terasa.

Hanya tersisa keyakinan kecil di balik ingatan itu yang mengatakan kalau kemarin itu indah, membuat kita percaya kita memiliki ingatan-ingatan itu. Tapi, fakta-fakta pembuktian itu sudah hilang perlahan, sulit diingat, dan seperti orang yang bangun dari mimpi, beberapa dari kita memilih untuk melupakan masa-masa itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam