Machine Learning dan AI Summer School

Gambar
Di tengah pandemi ini, salah satu hikmah yang bisa saya petik adalah banyaknya kegiatan offline yang biasanya mahal dan susah dicapai karena harus ke luar negeri, tapi jadi bisa diikutin secara online dan harganya murah. Salah satu kegiatan itu adalah Summer School. Di tahun 2020-2021 ini saya alhamdulillah dapat kesempatan join di dua kegiatan internasional bertajuk Summer School: Machine Learning Summer School (MLSS) 2020 dan PRAIRIE/MIAI AI Summer School (PAISS) 2021 . Di artikel ini saya akan cerita sedikit pengalaman saya mengikuti kegiatan Machine Learning atau AI Summer School, apa menariknya, dan bagaimana cara ikutnya. Machine Learning Summer School (MLSS) 2020    Di tengah tahun 2020 saya alhamdulillah dapat kesempatan ikut salah satu event Machine Learning Summer School (MLSS) yang diselenggarakan di Indonesia dengan penyelenggaranya adalah Telkom University dan University of Amsterdam. Saya bilang "kesempatan" karena untuk ikut kebanyakan kegiatan sejenis summ

Lapangan Porka

liburan lalu, aku dapet tawaran ngajar di purwokerto, nemenin Pak Anif, dosen ilkom yang belum pernah ngajar aku.

ada momen menarik pas sore-sore setelah ngajar aku pingin jalan-jalan sendirian muter-muter purwokerto, pinginnya ke alun-alunnya, tapi setelah lihat di google map kok terlalu deket, jadi aku putusin jalan lebih jauh ke daerah lapangan porka.

lapangan porka, aku gak tahu itu lapangan bola, atau sekedar lahan kosong atau gimana. di google maps keliatannya gede banget. dan kayake enak kalau bisa buat olah raga, mengingat udara di kota itu masih seger.


tapi,
pas aku jalan-jalan, anehnya aku gak nemu lapangan itu,
karena gak merhatiin maps pas lagi jalan, jadinya pede aja "nanti ada lapangan besar di sebelah kanan jalan", eh, tapi malah gak ketemu-ketemu. setelah jalan jauh dan cek gps, aku udah jalan kelewat jauh, dan gak ngerasa ngelewatin lapangan itu.

kok bisa lapangan segede itu gak keliatan?
setelah jalan balik aku jalan sambil merhatiin posisiku di gps google maps, ternyata lapangan itu terhalangi sama tembok setinggi kurang lebih 3 meter yang jadi dinding. Dan di sekitar dinding-dinding itu banyak orang jualan makanan, jadi ketutup dan fokusku ke penjual makanan bukan dinding di baliknya.

menarik, jadi merasa dapet hikmah

"Tak peduli sebesar apapun sesuatu hal, kalau kau melihatnya dari sudut yang tepat, jangankan menjadi terlihat kecil, bahkan bisa tidak terlihat sama sekali"

dan karena udah kecapekan efek jalan jauh, ya sudah, jadi gak jalan-jalan ke lapangan porka tapi cuma jalan-jalan di alun-alun kota, sendiri, menikmati

Komentar

  1. Video olahraga di lapangan pangripta kranji, pwt, lapangannya bagus juga, lapangan porka setau sy sekarang sudah tidak begitu aktif untuk aktivitas olahraga..

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

Sisi Gelap Jogja (?)

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia