Langsung ke konten utama

Resensi: Inilah Rasul Sang Penyayang

Memulai kebiasaan yang dulu terlupakan,
kalau ada book fair, saatnya ngeresensi buku dan promosi -

Judul : Inilah Rasul Sang Penyayang
Penulis: DR. Raghib As-Sirjani
Penerbit: Aqwam
Ukuran: 23.0 x 15.0 cm ; 184 hal
ISBN: 979-039-014-0

Ditulis oleh beliau yang berhasil membuat buku best seller "Misteri Sholat Subuh", buku ini dibuat untuk menceritakan bagaimana besar dan indahnya kasih sayang Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam terhadap siapapun.

Gaya penulisannya bener-bener unik dan menarik, beliau berhasil membuat buku ini seperti kisah pengantar tidur bagi yang ingin mendengar, seperti buku motivasi bagi yang sedang membutuhkan, seperti buku inspirasi bagi yang sedang mencari. Namun, ini tidak berarti buku ini hanyalah sekumpulan kisah saja, karena di buku ini juga ada banyak pelajaran, ilmu, dan hikmah di setiap pembahasan yang bisa kita baca.

Buku ini sendiri dibagi jadi 5 bab besar:
- Kasih sayang Rasul terhadap orang-orang lemah
- Kasih sayang Rasul terhadap orang-orang bersalah (bab favorit, super takjublah)
- Kasih sayang Rasul terhadap kaum muslimin dalam perkara ibadah
- Kasih sayang Rasul kepada seluruh umat
- Kasih sayang Rasul kepada kaum muslimin di saat kematian dan sesudahnya

Yang bikin menarik buku ini, adalah selipan fakta-fakta yang nyata dan aktual di kehidupan kita di setiap awal bab. Akan ditampilkan kutipan-kutipan dari tokoh-tokoh penjuru dunia yang berupa pujian kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam. yang hanya akan membuat kita semakin takjub dengan sosok Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam.

Selain kutipan, juga ditunjukan betapa jauhnya perbedaan kasih sayang Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam dibandingkan kenyataan-kenyataan yang ada saat ini. Akan disajikan berita-berita aktual dari penjuru dunia yang hanya akan membuat kita bersyukur bisa mengenal agama ini dan mengenal sosok Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam yang begitu penuh kasih sayang.

ya, walau desain covernya agak gimana gitu warnanya, (dulu pas mau beli juga ragu-ragu karena warna covernya) but don't judge a book by its cover, percaya deh, buku ini worth it untuk dibaca sampai habis. Agar kita sendiri bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari perilaku Beliau.

"Sesungguhnya Muhammad adalah orang yang terbaik bagi kemanusiaan",
Edward Monte; Orientalis Perancis dan mantan Rektor Universitas Geneva

--
silakan datangi stand Penerbit Aqwam-jembatan ilmu di Jogja islamic book fair sampai 5 januari besok di GOR UNY


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam