Langsung ke konten utama

Sisi Religius UGM Yogyakarta

!--iklan--
Sejak di Jogja salah satu posting yang jarang aku post adalah tentang Islamic art,
masih belum dapet inspirasi, jadi bagi para fans (kalau ada) harap bersabar...
!---------

Sisi Religius Yogyakarta
- singkat aja, kalau kalian ke Yogyakarta khususnya daerah sekitar UGM,..
- jangan heran bertemu penjual lotek berjenggot tebal,..
- penjaga fotocopy bercadar,..
- mahasiswa-mahasiswi-dosen, bercadar atau berjenggot tebal atau tidak isbal....
- masjid-masjid hampir selalu penuh ketika waktu shalat...
- Shalat Isya bisa sampai 5 shaf!!, di Surabaya dulu 1 Shaf penuh aja jarang...
- Kajian juga gak pernah putus, setiap hari ada...
- di Masjid Kampus, Al-Hasanah, Al-Ikhlas, Pogung Raya, Mustaqiim, Ibnu Sina...
- bagi kalian yang punya kendaraan, enak banget setiap hari bisa ikut kajian kalau ada waktu...
- banyak dosen yang tidak sungkan mengajar dengan busana muslim, bahkan berkerudung lebar...
- sering ada bazar buku islami di sekitar Jogja...
- banyak toko buku islam juga sekitar UGM...
- mau belajar bahasa Arab? banyak kajian bahkan kursus sekitar kampus UGM...
- Ma'had Umar salah satunya...
- cari kamar kos yang kondusif? ada wisma muslim di daerah Pogung...
- banyak juga ditawarkan di daerah sekitar UGM yang lain...

terus kalian berani bilang kita semua teroris?
Pak penjual lotek ini mau dianggap teroris karena berjenggot?
atau para dosen?

wuussh...
UGM membuka mata banget, bagi kalian yang dulu pernah merasa minder dianggep aneh karena penampilan islami kalian, atau bagi kalian yang pernah menganggap aneh penampilan islami seseorang coba deh mampir ke UGM Yogyakarta...

Komentar

  1. Plus ada kajian buka bersama setiap hari Senin-Kamis. Buka gratis euy :D

    BalasHapus
  2. Saya sudah join blog-mu :)

    Saya juga tertarik kuliah di sana nih. Kamu ikut kajian salaf?

    BalasHapus
  3. terima kasih...
    semoga dimudahkan bergabung di sini...
    iya aku ikut kajian-kajian mereka, ataupun kajian-kajian lain yang saya kurang tahu latar belakang pengisinya yang insya Allah sama-sama bermanfaatnya...

    BalasHapus
  4. Hooo. Aku juga punya teman yang kuliah di sana dan mereka suka ikut kajian juga. Mungkin kamu kenal? Kalau laki2, ada Arfit kayanya di teknik nuklir dan Oka di Teknik Sipil. Barangkali pernah bertemu di kajian.

    BalasHapus
  5. wah, aku kurang kenal dengan temen2 teknik,..
    mungkin pernah ketemu, tapi belum kenal...

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam