Langsung ke konten utama

Teknologi dan Literasi

salah satu foto pertama dari HP pertamaku,
ketika lomba di Yogyakarta, 2008
Kata Mas Audrey, Asisten Dosen Teknologi Informasi Kontemporer
"Facebook itu mengurangi daya literasi kita, membuat kita malas membaca dan menulis"

Wah, aku setuju dengan pendapat beliau, tapi sebenernya bukan salah facebook menurutku tapi 'mengobrol' yang berlebihan menjadi penyebab masalah utama...
seperti kata guru SD kita, "Jangan banyak ngobrol di kelas!"..

Aku punya HP pertama ketika SMP kelas VIII hadiah dari lomba paling bergengsi zaman itu, Kuis Bintang Pintar Ultra. Dan, sejak itu hidupku berubah, aku jadi banyak main HP, SMS atau apalah yang gak jelas,...
bukan menyalahkan PT Ultrajaya yang memberikan HP, tapi merasa aku sendiri yang gak bisa ngatur waktu...

kalau sebelumnya aku belajar dari bangun pagi sampai mau tidur malam pas UAS, sejak punya HP aku belajar cuma malemnya itu pun masih sambil megang HP...

kalau dulu ketika ditanya, "Apa hobimu?"  maka aku tegas "Baca apa aja"
sekarang ketika ditanya, "Apa hobimu?" mesti langsung inget, bingung, sedih, mau ngomong apa...

sebagai pengimbang dan penstabil daya literatur kalian menghadapi teknologi ini, maka kusarankan:
  • cari-cari tutorial sesuai kemampuan kalian, kembangkan skill komputer kalian! jangan sampai ketika Ayah kalian bertanya,"Bisa bantu buat surat pakai komputer, nak?" dan kalian hanya bisa menggeleng-geleng kepala karena tidak bisa, padahal kamu menghabiskan rata-rata 5 jam sehari di depan internet...
  • tambah ilmu pengetahuan dan wawasan melalui wikipedia.org, atau forum-forum belajar...
  • Dan jangan habiskan internet kalian dengan facebook dan twitter...itu bener-bener menghabiskan waktu dan kurang manfaat...eksplorasi dunia internet...
"Jelajahi internet, Ambil Positifnya, Teguk Ilmunya"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam