Machine Learning dan AI Summer School

Gambar
Di tengah pandemi ini, salah satu hikmah yang bisa saya petik adalah banyaknya kegiatan offline yang biasanya mahal dan susah dicapai karena harus ke luar negeri, tapi jadi bisa diikutin secara online dan harganya murah. Salah satu kegiatan itu adalah Summer School. Di tahun 2020-2021 ini saya alhamdulillah dapat kesempatan join di dua kegiatan internasional bertajuk Summer School: Machine Learning Summer School (MLSS) 2020 dan PRAIRIE/MIAI AI Summer School (PAISS) 2021 . Di artikel ini saya akan cerita sedikit pengalaman saya mengikuti kegiatan Machine Learning atau AI Summer School, apa menariknya, dan bagaimana cara ikutnya. Machine Learning Summer School (MLSS) 2020    Di tengah tahun 2020 saya alhamdulillah dapat kesempatan ikut salah satu event Machine Learning Summer School (MLSS) yang diselenggarakan di Indonesia dengan penyelenggaranya adalah Telkom University dan University of Amsterdam. Saya bilang "kesempatan" karena untuk ikut kebanyakan kegiatan sejenis summ

Pak Nurys Syamsi

Pak Nurisy Syamsi. Wah-wah, gak nyangka, orang kedua yang mulai ku kangenin setelah lulus SMA adalah Pak Nurisy Syamsi, Beliau adalah guru bahasa Indonesia di Sekolah Mujahidin sama BKB Nurul Fikri...
Beliau itu orang pertama yang bikin aku stres dengan bahasa Indonesia...

waktu itu tes pertama di Nurul Fikri, cuma 7 soal...
cuma tentang ejaan, pelajaran SD bung...
skoringnya bener +4 salah -1,..
dan aku dapet skor...

-7

ya, minus tujuh, --"
kalau kalian kira itu bagus, sebenernya skor itu cuma bisa didapat dengan 1 cara, menjawab salah semua...

tapi, itu yang bikin aku bertekad, selalu datang di kelas Pak Nurisy, berdiskusi dengan beliau,
belajar nggetu di rumah, dan semangat untuk belajar bahasa Indonesia...
memunculkan motivasi untuk menjaga kebudayaan kita, yah, bahasa Indonesia...

sampai sekarang, rasanya belajar bahasa Indonesia itu bukan seperti belajar...
itu terlalu menyenangkan...
Beliau adalah sosok dengan pemikiran yang tajam dan penyampaian yang luar biasa mudah dimengerti...
begitu sistematis dan indah...
seakan pelajaran bahasa Indonesia itu seperti matematika yang bisa dilatih logikanya dan dihafal rumusnya...
Beliau juga tidak pernah menolak setiap pertanyaan yang aku ajuin via sms atau ketika bertatap muka dengan beliau walau bukan jam pelajarannya...

Dan kemarin aku dimintai tolong adekku untuk mereivew surat resmi tulisan adekku
Dan itu membuatku rindu dengan beliau
Semoga masih diberi kesempatan bertemu lagi,
Terima kasih pak, maaf saya belum pamitan...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

Sisi Gelap Jogja (?)

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia