Langsung ke konten utama

Harmoni Stasiun

beberapa hari yang lalu mulai hidup baru dengan menggunakan fasilitas umum..
kereta komuter...
itu hari kedua dari awal perjalanan ini...
salah satu nilai positif dari alat transportasi ini adalah biaya yang super murah...
bayangain aja dari stasiun gubeng, ke shelter kertomenanggal cuma 2000 rupiah...
dari pada naik bemo atau kendaraan pribadi, seharusnya komuter menjadi alternatif bagus...
keretanya masih bagus, kualitasnya gak kalah...
tapi nilai negatifnya ada di jadwal yang masih sering terlambat...
hari pertama aku naik, kereta terlambat 5 menit, gila, keren banget cuma terlambat 5 menit...
tapi hari itu, kereta komuter terlambat 1 jam! yah, 1 jam!
mungkin karena ada gangguan besar di perjalanan...
aku sempet berpikir, sebenernya keretanya yang terlambat atau aku yang ketinggalan kereta...

1jam di stasiun membuatku berpikir banyak...
nanti gini ya suasana ketika aku sudah kuliah...
sering pergi ke stasiun sendiri...
menunggu kereta...
mungkin sambil membaca buku atau mungkin sekadar berusaha mengingat Allah..
juga mengingat setiap memori masa SMA...
menciptakan alunan harmoni sembari menunggu waktu...

di kereta, karena terlambat, jadi kereta hari ini penuh sesak...
aku berdiri selama perjalanan setengah jam...
eh, suasana kereta kali ini sangat berbeda..
mungkin karena begitu ramai jadi para penumpang mesti berdesakan dengan orang lain yang tidak mereka kenal... dan itu membuat mereka tidak mungkin untuk diam saja...
dan percakapan panjang pun dimulai...
aku lupa percakapan apa saja...
mulai dari keluarga sampai pekerjaan...
tapi itu mengingatkanku dengan perjalanan panjang di jogja waktu itu...
di dalam bemo, bersama warganya yang ramah...

"stasiun itu suasanya mesti gini ya? ada orang datang dan pergi", Liga Primabaraka

-Perpisahan-

Komentar

Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam