Langsung ke konten utama

SMAN 5 Surabaya

SMAN 5 Surabaya. Setelah mencoba bercerita tentang SMAN 5 Surabaya melalui tag aku_smalane
dan berhasil menerbitkan -hanya- tujuh artikel tentang sekolahku:
Logo smala hand made
  1. Aku Smalane
  2. Belajar di SMAN 5 Surabaya
  3. Pelajaran di SMAN 5 Surabaya
  4. Sub Seksi
  5. Olimpiade
  6. Never Sleep
  7. Kehidupan di sini

Dan Posting ini 'mungkin' akan menjadi yang terakhir dari seri aku_smalane
masih 'mungkin',... bukan karena blog ini labil... bukan...
tapi karena cerita di SMAN 5 Surabaya (smala) yang tidak pernah berakhir...
dari merah sampai ungu
dari satu sampai sembilan
dari subuh sampai senja
dari Hidrogen sampai Radon
dari 3 Idiots sampai Dragon Sakura
tak ada yang mengatakan cerita ini akan berakhir...

Post ini akan memberi rangkuman..
untuk adik-adik SMP yang ingin masuk Smala atau orang tua yang meragukan apa yang ada di dalam gedung di jalan kusuma bangsa....

Kenapa Harus Masuk SMAN 5 Surabaya?
  • Merupakan salah satu sekolah terbaik di Indonesia (menurutku)
  • Memiliki guru-guru berkualitas, bersemangat, berbeda, dan luar biasa.
  • Wadah bagi lebih dari 23 Sub seksi, tempat penyalur bakat dan minat siswa (Akademik ataupun non-Akademik)
  • Sekolah yang heterogen, dengan beragam siswa dan budaya
  • Memiliki kondisi psikologis yang baik, insya Allah, kalian tidak akan menemukan siswa merokok, minum-minuman keras, ataupun suka tawuran
  • Wilayah strategis, LBB, Bank, Mall, Taman hiburan, Stasiun, Kos-kosan, Halte, semua terjangkau, bahkan dengan jalan kaki
  • Fasilitas lengkap dan memadai
  • Tidak dipungut biaya SPP
  • Sangat mendukung bagi kalian yang ingin mengembangkan kemampuan softskill (Komunikasi, Interpersonal, Hubungan masyarakat) karena di Smala kalian tidak hanya bisa mengembangkan hardskill tapi juga softskill (berorganisasi)

Kenapa Tidak Harus Masuk SMAN 5 Surabaya?
  • Berada di pusat kota, sehingga dalam momen-momen tertentu akan menjadi bising
  • Menjadi pusat kegiatan dari luar, terkadang kalian akan melihat ada panggung raksasa di lapangan, terop, atau orang-orang berpakaian rapi yang tidak kalian kenal, jujur saja, terkadang ini sangat mengganggu
  • Kondisi persaingan yang sangat ketat, apalagi pada tahun-tahun terakhir, mengingat siswa-siswa Smala merupakan siswa yang memiliki kemampuan kompetisi besar
  • Mungkin kalian akan sulit menyeimbangkan waktu dalam pengembangan softskill dengan hardskill. Tapi mungkin juga efek ini hanya akan muncul beberapa hari di awal. 
  • Dan sebuah poin, sekolah ini luar biasa... sangat luar biasa... tapi jangan pernah berpikir, dengan kalian masuk ke sekolah ini bukan berarti kalian adalah orang yang luar biasa, belum tentu... ini tergantung pada diri kalian dan bagaimana kalian menganggap Smala... sebagai teman? keluarga? tempat belajar? atau hanya jabatan yang pantas dibanggakan...

Komentar

  1. Salam dari Smalane17, mas. Semoga sukses selalu dimanapun mas berada :)
    #slamanesmalane

    BalasHapus
  2. wah, kok bisa ketemu sampe sini ya? hehe

    btw, lucu juga dulu sempet bikin post ini, gaya bahasanya agak gimana... haha

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam