Langsung ke konten utama

Sajadah,..

Bisa kurasakan perbedaan luar biasa ketika shalat idul adha kemarin,,
sebuah perasaan berbeda dan mengganjal tentang sajadah,,...

Sajadah merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mempermudah kita dalam menemukan tempat yang suci,,
Sajadah merupakan alas pembatas antara kotoran dan kesucian,,
Sajadah juga merupakan Bidang pemisah antara keduniawian dan akhirat,,

Tapi sekarang ku pikir sajadah di gunakan untuk menciptakan sebuah kasta-kasta tersendiri..
terlihat dari banyak orang yang enggan merapatkan shafnya hanya sekedar sajadah....

mereka lebih memilih bersujud di atas sajadah lebar mereka ketimbang berbagi sajadah dan merapatkan Shaf,, sungguh ironis hal ini,,...

Apalagi terlihat mungkin ini merupakan keegoisan yang mulai perlahan menyelubungi mereka,,
ku tak tahu sebenarnya mereka bersujud untuk Allah atau sajadahnya?

banyak sajadah yang dulu terbuat hanya dari selembar kain...
kini di rajut dengan benang emas... memberi gambar yang menarik...
sehingga kita sendiri nyaman untuk berdiri di atas sajadah kita...
apakah itu esensinya?

para pejabat menggunakan sajadah yang empuk... terlapisi busa...
para kaum yang bawah menggunakan sajadah hanya berbahan koran...
bagaimana?

kini seakan-akan sajadah juga merupakan pemisah antar yang kaya dan yang miskin,,(naudzubillah..)
Setan-setan mulai meracuni pikiran mereka..
setan-setan mulai meracuni pikiran para pembuat sajadah,, agar membuat sajadah yang lebar,,
membuat ego manusia muncul gara-gara sajadah.. memisahkan shaf-shaf mereka...
dan membuat syetan bisa menggelar sajadah diantara mereka yang tidak merapatkan shafnya..

sungguh aneh rasanya pengalaman kemaren,, ketika ku shalat berjamaah,, shalat Idul adha..
ku diapit diantara dua pria...
pria di sebelah kiriku terlihat shalatdi atas sajadahnya yang lebar dan membuat ku sulit untuk menjangkau kaki dan merapatkan shaf itu,, dan pria disebelah kiriku terlalu jauh dari sajadahku,, membuatku ketika harus merapatkan salah satu shaf,, maka shaf lain akan terbuka,,,

Hh.. Bagainamakah shalat hambamu ini ya Allah....





sumber gambar:wikipedia.org

Komentar

  1. kebingungan yang sama yang saya alami setiap tahun. nggak cuma pada idul fitri, tapi juga pas tarawih di masjid. sampai mikir, apa lebih baik sholat sendiri di rumah saja?
    tapi kalo pas idul adha nggak bingung, soalnya sholat di smala :D orang-orang di kiri kanan selalu ikut merapatkan kaki

    BalasHapus
  2. like pernyataan terakhir :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini

Postingan populer dari blog ini

Sudah halalkah Font kita?

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." [Al-Zalzalah: 7-8] Wah, sebenernya ayat ini dalem banget loh. ini berarti setiap tindakan kecil kita itu juga akan dipertanyakan di akhirat nanti. Kali ini mau saya bahas sedikit tentang "Sudah halalkah font kita". Ya, font yang kita pakai ini. Representasi wajah tulisan di web atau hasil ketikan di komputer. Lisensi Font Seperti apapun di dunia internet ini, semua berlisensi. Dan tahukah kalian, kalau font yang ada di komputer Windows itu sebenarnya juga tidak gratis, bahkan font-font yang kalian download dari situs-situs penyedia layanan font seperti Dafont , FontSquirrel , dan sebagianya itu juga tidak semuanya bisa digunakan seenaknya loh.

Sisi Gelap Jogja (?)

weh, ngeri banget judulnya, hehe sebenernya maksud pos ini adalah kisah duka di daerah jogja yang aku rasain sejak masuk UGM... sisi negatif itu  sebuah pendapat, tidak benar secara mutlak, dan bisa juga tidak salah secara mutlak nah, setelah 1 semester kuliah, yah, sudah pas 1 semester, kemarin siang baru aja registrasi semester 2, aku pingin menjawab sebuah pertanyaan yang aku dapet ketika promosi UGM di Surabaya: "Mas, Di Jogja katanya pergaulannya buruk? bener gak sih?" mungkin aku buka dulu dengan pendapat temen-temen jogjaku " Hmmm, menurutku tergantung komunitas yg dipilih apa dulu. DI jogja banyak banget komunitas mulai dari yg positif sampe yg negatif ada. Tergantung lingkungan kita tinggal di Jogja. Kalo menurutku overall asal kita gak aneh-aneh mau gabung ke komunitas yg negatif kayak komunitas 'coret-coret tembok' misalnya, ya pergaulan di kota Jogja relatif bagus sih gak buruk. Toh di sini masih ada budaya 'pekewuh' (tahu malu

Menjadi Warga Baru di Universitas Islam Indonesia

Perpustakaan UII Alhamdulillah, hari ini tepat 4 bulan saya jadi dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) . Memang, 4 bulan adalah waktu yang singkat untuk menilai suatu kampus. Tapi saya pribadi sudah nggak sabar pingin cerita banyak tentang UII. Saya yang dulu tidak pernah dengar nama kampus ini, sudah berkali-kali dibuat kaget sekaligus kagum dengan beragam hal yang saya temui 4 bulan ini. Kali ini saya mau cerita sedikit tentang UII, versi 4 bulan jadi warga baru di UII. Kalau pingin tahu gimana seleksi dosen UII, bisa baca di sini . Universitas Islam Indonesia Kalau dulu ketika awal kuliah disuruh menyebutkan 3  nama ikan universitas swasta yang ada di Indonesia, mungkin yang teringat: Universitas Kristen Petra, kampusnya deket rumah Universitas Surabaya, beberapa kali lomba di sana Universitas Telkom, sering promo ke SMA Pertama kali denger nama "UII" dari temen kuliah saya. Dan pas itu saya ingat komentar, "loh itu beda ya sama Universitas Islam